mnasiralqaswa.com

"laman perkongsian pengalaman, isu semasa dan dakwah"
  • rss
  • Home
  • About
  • Hubungi Saya

Berbekam -suatu sunnah yang mula di lupai.

mnasiralqaswa | August 29, 2010

Salam Ramadhan buat sahabat2ku di alam maya ini,semuga dengan penuh ketabahan,kesabaran,keinsafan serta keyakinan akan janji-janji pasti dari Illahi buat mereka yang sanggup berjuang melawan hawa nafsu sepanjang masa akan memperolehi kejayaan hakiki..InsyaAllah.Amin.

Alqaswa dikejutkan dengan suatu peristiwa yang menimpa saudara kandung  iaitu Azizan yang bertugas di Pejabat Peguam Negara yang mengalami Migrain atau sakit kepala yang sangat dasyat tanpa henti,berhari-hari.Setelah bapa saudara alqaswa mengesyurkan agar alqaswa membawanya menjalani kaedah pembekaman kepala,maka tanpa melengah2kan ,maka upacara berbekam dijalankan pada hari yang sama diminggu yang lalu,Subhanallah…empat botol darah hitam yang pekat keluar dari kepala saudara alqaswa..mungkin kerana ini lah pengalaman pertama beliau,tetapi bagi alqaswa berbekam ini menjadi suatu “routine” tahunan alqaswa..Alhamdulillah..semuga dipanjangkan umur dalam beribadat pada Illahi.Selepas upacara berbekam selesai ,berehat sepanjang hari,maka dengan izin Allah s.w.t penyakit migrain telah menghilangkan diri…Ajaib..ajaib..ajaib sungguh pengubatan cara sunnah ini..maka lantas secara spontan alqaswa ingin berkongsi pengalaman ilmiah dalam suatu kaedah perubatan cara sunnah ini…boleh kan?agar semua sahabat sudi menelaah celoteh alqaswa..dapat juga kiranya menafaat dari lembaran ini..
I. Pendahuluan

Nama lain berbekam dalam bahasa arab al-hijaamah..

Kaedah berbekam ini adalah satu kaedah pengubatan yang sangat istimewa yang di sarankan oleh baginda Rasulullah s.a.w kepada setiap umat.Kaedah  bekam  ini telah ada sejak zaman sebelum Rasulullah SAW, akan tetapi Beliau SAW menjadi saksi kebenaran akan manfaat dari bekam. Sejak dianjurkan oleh Rasul SAW, maka bekam menjadi masyhur di kalangan umat Islam. Dengan kedatangan Islam berbagai khurafat tentang  berbekam dihilangkan dan kebersihan ditingkatkan, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan titik-titik tertentu yang memiliki manfaat bagi kesehatan.Demikianlah di masa Islam bekam telah menjadi kaedah  pengobatan alami yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Secara praktis prinsip ilmiah dari berbekam adalah membuang toksin dan sel-sel darah yang rusak akibat pengaruh/intervensi radikal bebas. Sel darah yang diintervensi radikal bebas biasanya akan lebih panjang umurnya namun tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga dia akan mengganggu sistem ekologi tubuhbadan. Allah  s.w.t telah mengatur suatu mekanisma  dalam tubuhbadan  kita yaitu bila ada sel-sel yang mati maka tubuh akan menggantinya dengan sel-sel baru yang sempurna . Karena sel yang diintervensi radikal bebas sentiasa hidup  dan tertimbun pada lapisan kulit epidermis kita, maka agar fungsinya dapat digantikan oleh sel-sel muda yang potensial, sel-sel tersebut kita keluarkan secara paksa dengan cara di bekam, dan keadaan ini akan merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel-sel darah baru yang sempurna. Demikianlah logika manfaat  apabila seseorang itu berbekam.
Anjuran berbekam adalah anjuran pengobatan yang hakikinya turun perantaraan baginda Rasulullah SAW,lantas  memerintahkan kita untuk berbekam, karena pada waktu mi’raj, Beliau mendapat pesan dari para malaikat agar ummat Muhammad SAW membiasakan diri berbekam. Manfaat bekam bagi kesehatan yang terbaik  adalah memberi efek detoksifikasi yang nyata.

Dalam satu penyelidikan terperinci disebuah  laboratorium di Mesir ,satu kesimpulan dijana  bahwa darah hasil pembekaman terdiri dari sel-sel darah yang bentuknya abnormal dan banyak yang merupakan darah rusak, yang dalam istilah medikal  disebut anisositosis dan poikilositosis. Hal ini berarti bahwa selama proses pembekaman orang dibebaskan dari sel-sel darah yang rusak, yang tentu saja tidak berfungsi atau bahkan mengganggu kesehatan, sehingga seberapapun  jumlah  darah yang dibuang, tidak akan menyebabkan kelemahan tubuh, tapi bahkan menyebabkan meningkatnya  tahap status kesehatan seseorang . Dalam penelitian sederhana yang di lakukan ternyata gambaran mikroskopik, darah bekam berbeda secara meyakinkan dibanding gambaran darah dalam sirkulasi pada pesakit yang sama pada waktu yang bersamaan . Ini berarti darah yang diambil pada saat pembekaman mempunyai sifat yang berbeda dengan darah hasil pembekaman . Meskipun demikian penelitian skala besar akan terusdi lakukan dalam waktu terdekat ini untuk mencari jawaban  yang lebih tepat atas fenomena ini .

Orang yang melakukan bekam secara teratur akan mendapatkan manfaat yaitu sel-sel darah yang tidak sempurna akan disingkirkan, dapat terjauh dari radikal bebas atau racun-racun sisa metabolisme dan racun yang didapati  akibat polusi/detoksifikasi.

Sebenarnya Allah SWT telah menciptakan anti oksidan alami yang sudah siapbina(built-in) dalam tubuh seseorang  manusia, namun karena gaya  hidup manusia dewasa ini  yang tidak sehat menyebabkan anti oksidan yang sudah ada secara alami dalam tubuh kita mengalami penurunan sehingga tidak mampu mengiliminasi radikal bebas yang masuk, atau tidak mampu menanggung  radikal bebas yang masuk dalam jumlah besar kedalam tubuh kita. Jadi kegagalan eliminasi ini adalah karena banyaknya radikal bebas yang masuk dan karena kondisi fisikal  kita yang tidak terpelihara menyebabkan daya tahan tubuh yang menurun, kerusakan akibat radikal bebas pada tubuh manusia dizaman modern semakin hari semakin membimbangkan pengamal perubatan.

Satu hal yang tidak kurang  pentingnya sebagai suatu manfaat dari berbekam adalah tubuh akan terangsang membentuk sel darah baru yang  sempurna  dengan jumlah yang cukup . Berbekam juga terbukti dalam praktikalnya  boleh membantu menormalkan kadar kolesterol dan asam urat darah, meringankan kerja jantung, ginjal, dan hati  sehingga badan akan lebih sehat  walafiat sepanjang zaman.

Namun demikian tidak semua penyakit bisa disembuhkan dengan berbekam, dan tidak semua orang boleh dilakukan pembekaman. Demikian pula pembekam diperlukan pelatihan dan pemahaman yang benar tentang anatomi titik bekam, fisiologi bekam, dan tentang patofisiologi penyakit sehingga boleh membuat pilihan ,dalam kondisi yang sebagimana perlu dijalankan upacara pembekaman keatas mana-mana mereka yang sesuai. Ahli bekam juga harus mengerti masalah kesehatan, dan selalu mengikuti perkembangan ilmu kedokteran modern maupun tradisional, agar dapat memberikan  layanan yang benar dan boleh dipertanggung jawabkan.

Pembekaman yang dijelaskan di sini adalah bekam basah, yaitu dengan penorehan pada kulit. Penorehan dilakukan di superfisial kulit, hal ini karena kulit adalah jaringan yang menutupi seluruh permukaan tubuh. Seluruh kulit menerima peredaran darah, dan ujung-ujung pembuluh darah yang berakhir pada pembuluh darah rambut/kapiler, berada di lapisan bagian atas kulit, maka secara otomatis semua toksin yang masuk ke dalam tubuh dan sel-sel darah yang rusak dalam tubuh kita akan menumpuk di lapisan atas kulit. Dengan mengeluarkan darah yang rusak akibat intervensi oleh radikal bebas dan mengeluarkan toksin yang menumpuk pada pembuluh darah rambut/kapiler, diharapkan kita akan terbebas dari bahaya yang diakibatkannya yang tentunya akan memberi manfaat yaitu badan menjadi lebih sehat.

Racun-racun yang dikeluarkan bersama darah bekam berasal dari segala bentuk proses yang menyebabkan terjadinya radikal bebas. Ada beberapa sumber radikal bebas yang perlu dipahami, yaitu sebagai berikut :

1. Pencemaran  udara
2. Asap rokok
3. Radiasi elektromagnetik (hand-phone, televisi, komputer, dll.)
4. Sisa metabolisme
5. Bahan-bahan tambahan pada makanan dan minuman
6. Proses pengolahan makanan
7. Bahan makanan yang berubah struktur kimia dan fisika akibat
penyimpanan
8. Hasil pertanian yang mengandung banyak bahan kimia dan
pestisida
9. Gangguan metabolisme akibat penyakit yang lama.

Yang lebih bahaya adalah sisa-sisa bahan kimia dari obat yang kita minum yang mengumpul dan memberikan beban kerja yang berat kepada organ tubuh kita sehingga mengganggu fungsi ginjal, hati, sumsum tulang dan lain-lain . Akibatnya peranan  ginjal sebagai organ filtrasi terganggu, peranan  hati sebagai organ yang bertugas mendetoksifikasi racun akan makin menurun karena bebanan kerja, begitu pula sumsum tulang akan mengalami depresi yang dapat mengakibatkan anemia aplastik . Masyarakat kita tidak bisa meninggalkan ketergantungannya terhadap obat kimia karena mereka tidak mengetahui dan meyakini manfaat dari obat penggantinya. Setiap hari mereka mendapat kejutan budaya iklan obat an yang membentuk imej seolah-olah mereka tidak bisa hidup tanpa obat kimia . Intoksikasi kronis dari bahan-bahan obat terutama obat kimia diduga mengakibatkan penyakit degeneratif, keganasan, dan penyakit metabolik. Efek lain yang juga merugikan adalah menurunnya produksi sperma sehingga tak dapat membuahi (azoospermi), bentuk dan atau gerakan sperma yang tidak normal, kelemahan umum, disfungsi ereksi, menurunnya daya ingat, gangguan fungsi hati maupun ginjal, gagal jantung, kekakuan pembuluh darah, matinya bakteria  yang bermanfaat bagi kesehatan dalam usus, depresi, stress, menurunnya sistem kekebalan tubuh, jerawat, eksim, kanker kulit, psoriasis, kemandulan pada wanita dan lain-lain penyakit akibat terlalu banyaknya seseorang menguna   obat kimia . Pada prinsipnya alqaswa  tidak menolak obat kimia sepenuhnya, namun alqaswa  ingin menunjukkan bahwa penggunaan   obatan kimia secara berterusan akan memberikan kesan yang sangat bahaya kepada tubuhbadan kita semua .Insaflah  wahai sahabat-sahabat maya semua dalam penggunaan bahan kimia dalam obatan,semuga sahabat2 ku dapat mengguna kurniaan akal dan pertimbangan yang waras dalam mencerna obatan kedalam sistem badan sahabat2ku,

Dalam perkiraan alqaswa,hanya pengubatan yang di sarankan oleh baginda Rasulullah s.a.w sahaja yang paling selamat, dunia dan akhirat nanti..selamat mencuba..

Salam paling ceria dari hati yang ikhlas buat sahabat2ku semua.Wassallam.

Comments
3 Comments »
Categories
Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

renungan alqaswa

mnasiralqaswa | April 30, 2010

Salam sejahtera kepada sahabat2 alam maya sekelian, semuga diberi perlindungan dari Illahi di hari Jumaat yang berkat ini.Selamat bertemu kembali dengan seluruh sahabat2 setelah alqaswa memohon cuti dari pengembaraan tanpa henti ini buat seketika cuma,lantas kerinduan terus menusuk kejiwa yang paling dalam setelah terhentinya kunjungan2 dan sapaan dari sahabat sekelian.

Sememangnya kunjungan2 sahabat2 semua dalam bersilaturrahimi ini membuatkan jiwa alqaswa semakin menghargai nilai2 kehidupan bermasyarakat,tanpa sahabat2 semua jiwa ini terasa suatu kekosongan,tanpamu jiwa ini terasa lemah sekali,tanpamu minda ini terasa terhenti sejenak dari bergerak, tanpamu wahai sahabat2 sekelian,alqaswa merasa terlalu kerdil sekali keujudannya dimaya pada ini.

Semuga dengan kebangkitan semula berinteraksi dengan sahabat2 sekelian ,akan menyuntik suatu semangat baru buat penjernihan jiwa ini dalam mencari suatu ketenangan abadi menuju Illahi yang maha esa.Terasa sekali seolah2 suatu kebangkitan semula dari satu kematian,suatu kematian minda,suatu kematian ilmiah,suatu kematian rohani,suatu kematian sementara daripada kematian sebenar setiap insan ,iaitu kematian menuju alam barzakh yang pasti,alam perkuburan yang sentiasa melambai2 setiap insan dimaya pada ini.Bagi insan yang solleh maka perkuburan akan memanggil dengan panggilan selamat datang wahai si-fulan,dalam seramai2 manusia engkau lah yang paling bertuah,perkuburan akan menyambutnya dengan penuh hormat dan kesenangan,maka akan dibuka seluas2nya pemandangan menuju syurga,suatu terowong akan membawa bau2an kasturi,bungaan syurgawi menyegarkan suasana,suasana begitu damai sekali,suasana begitu aman sekali,masa begitu singkat sekali terasa seolah2 antara solah sunat subuh dengan solat subuh yang dikerjakan,nikmat terasa menyelubungi jiwa,begitu bersyukurnya mereka2 yang diberi pilihan sebegini,terasa bersyukurnya dijadikan seorang yang bernama manusia yang muslim,manusia yang beriman,manusia yang yakin dengan pertemuan sebenar bersama Rabbuljalil,Pencipta seluruh insan ini.

Bagi mereka2 yang ingkar segala perintah Illahi maka alam barzakh tidak akan menjanjikan kedamaian buat mereka ini,tanah perkuburan hanya menyatakan tiada kata2 aluan untukmu,diantara seluruh manusia dimuka bumi ini ,engkaulah yang paling aku benci,apabila sahaja insan yang ingkar ini dibawa masuk ke perkuburan, maka kubur akan menghimpitnya dengan sekuat2 himpitan, lantas tulang2 rusuknya berceragah antara satu sama lain terus bersatu melahirkan suatu kesakitan yang amat dasyat sekali,suatu keperitan yang belum pernah dirasai selama ini,terzahirnya suatu laungan yang amat kuat lantaran himpitan tanah perkuburan ,lantas ditambah lagi keazaban dengan suatu nyalaan api yang tak akan padam,kepanasan mula terasa menuju setiap liang2 roma yang ada lantas menusuk masuk kedaging2 terus menuju ketulang yang paling hitam sekali dalam anggota badan.Begitu malang sekali buat mereka2 yang ingkar,tidak mau beriman walau sebesar zarah semasa hidupnya.(Semuga dijauhkan buat sahabat2 yang ku kasihi sekelian).Lalu mereka yang ingkar ini memohon dirinya dijadikan kembali menjadi tanah.

Sementara seorang mukmin yang beriman sentiasa merasakan dirinya hina dan tidak layak masuk ke syurga Allah s.w.t. Apabila ia menginsafi hakikat itu, maka ia sentiasa diburu rasa resah kerana takutkan kematian. Orang lain takutkan kematian kerana tidak puas dengan kehidupan. Ia pula takutkan kematian kerana mahu beramal sebanyak mungkin mencari kasih sayang Illahi. Maka sebahagian mereka berkata, “Alangkah, jika aku hanya rumput yang akan diragut kambing.” Ada sebahagian lain pula berkata, “Alangkah, jika aku kambing yang disembelih dan dimakan.”

Mengenangkan tentang alam perkuburan inilah maka Hadrat Othman ibni Affan R.A, seorang sahabat baginda Rasulullah s.a.w menangis teresak2,lantas airmatanya bercucuran jatuh membasahi janggutnya yang mulia,lalu ditanya sahabat2 yang lain kenapa beliau begitu sedih sekali.Kata hadrat Othman R.A ,kubur ialah suatu tempat persinggahan kita yang pertama sekali,kalau kita selamat di sini maka akan dipermudahlah perjalanan kita seterusnya,mudahlah perjalanan ke alam Masyar.mudahlah perjalanan menuju titian Siratulmustakim,mudahlah kita semua menuju Syurga Allah s.w.t.

Setakat ini dulu buat renungan sahabat2 sekelian dimalam yang damai ini,semuga kedamaian ini melahirkan suatu mimpi indah dimalam ini,lantas membuahkan suatu penghisaban buat setiap diri sahabat2 semua.Jumpa lagi dilain wadah .Wassallam.

Salam paling manis dari alqaswa.

Comments
1,892 Comments »
Categories
Isu Semasa, Pengalaman, motivasi
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

tangisan seorang insan bernama wanita

mnasiralqaswa | March 12, 2010

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya “Mengapa ibuku menangis?”

“Karena ibu seorang wanita”, kata si ibu kepada anaknya.

“Aku tidak mengerti”, kata anak kecil  itu. Ibunya hanya memeluknya dan berkata,

“Dan kau tak akan pernah mengerti”

Kemudian anak kecil laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, “Mengapa ibu suka menangis tanpa  punya alasan?”

“Semua wanita menangis tanpa alasan”, hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh membesar menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap

ingin tahu mengapa setiap wanita menangis.

Akhirnya ia munajat menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, “Ya Allah, mengapa wanita begitu mudah menangis?”

Allah s.w.t menjawab pertanyaannya:

“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, bemula dari yang bernama Hawa maka semestinya  menjadi seorang yang begitu  istimewa. Aku mencipta  bahunya cukup kuat untuk menungkat  dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan keamanan”

“Aku memberikannya suatu kekuatan  dalaman  untuk mampu melahirkan anak dan  mampu menerima penuh kesabaran keingkaran  yang seringkali datang dari anak-anaknya “

“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap kuat  ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh “

“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya “

“Aku memberinya kekuatan untuk membantu suaminya dalam menghadapi kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya”

“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadangkala menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya penuh kesetiaan tanpa keraguan”

“Dan akhirnya, Aku mengurniakannya air mata untuk dialirkan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bila-bila masa  yang ia perlukan.”

“Kau perlu tahu: Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk tubuh yang ia tampilkan, atau bagaimana ia mencipta fesyen  rambutnya.”

“Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah sumber pintu hatinya – tempat bermula cintanya bersemi.”

Berseminya Cinta tanpa noktah.

Semuga dengan warkah di atas,Alqaswa berharap dapat memberi inspirasi kepada setiap kaum Hawa yang sentiasa membuat pengorbanan fizikal dan emosi dalam melalui liku2 kehidupan yang penuh ranjau dan ujian yang getir buat dihadapi.Teruskan perjuangan anda sekelian,sesungguhnya setiap titisan keringat dan airmata akan diganjari Syurgawi yang penuh kenikmatan yang tak terperi nikmatnya…tak tergambar oleh pancaindera duniawi,tak terbayang oleh minda kini,hanya kurniaan dari rahmat Illahi yang abadi…

Comments
3,334 Comments »
Categories
Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

kesyukuran pada Illahi

mnasiralqaswa | March 7, 2010

Pelangi  kehidupan   yang  perlu  sahabat  Syukuri

Sekadar satu renungan buat sahabat2 alam maya yang dikasihi sekelian……

Hari ini sebelum sahabat2 semua  merapatkan kepala di tilam empuk masing2,sekadar mengimbau kembali kehadiran diri ini buat menumpang sekejap cuma di bumi Illahi ini….semuga natijah kesyukuran akan tertanam di jiwa nurani ini…

Hari ini sebelum sahabat2 berfikir untuk mengucapkan kata-kata kasar dari lidah tanpa tulang yang di kurniai Illahi– Ingatlah akan seseorang insan yang tidak bisa berbicara(bisu)

Hari ini sebelum sahabat2 mengeluh mengenai cita rasa makanan yang sahabat2 nikmati – Ingatlah akan seseorang insan  yang tidak punya sesuatu apapun untuk dimakan.

Hari ini sebelum sahabat2 semua mengeluh tentang kekurangan  pasangan yang kita punyai – Ingatlah akan seseorang insan  yang menangis dan berdoa kepada Tuhan meminta pasangan hidup.

Hari ini sebelum sahabat2 semua mengeluh tentang kekurangan dalam hidup kita – Ingatlah akan seseorang insan yang begitu cepat telah berpindah alam ke alam Baqa.

Hari ini sebelum sahabat2 mengeluh tentang kerenah  saudara-saudara kita – Ingatlah akan seseorang insan  yang begitu mengharapkan mempunyai saudara, tetapi hanya hidup sebatang kara.

Hari ini sebelum sahabat2 bertengkar karena rumah  yang kotor,tidak terurus dan tidak ada insan  yang mau membersihkan atau menyapu lantai halaman – Ingatlah akan insan-insan yang hidup di jalanan kota beratapkan langit.

Hari ini sebelum sahabat2  mengeluh karena harus memandu kenderaan terlalu jauh kerana sesuatu urusan – Ingatlah akan sesorang insan  yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.

Hari ini ketika sahabat2 merasa  lelah dan mengeluh tentang pekerjaan kita masing-masing – Ingatlah akan para pengangur, orang-orang kurang upaya, cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaan itu.

Hari ini sebelum sahabat2 menuding jari  atau menyalahkan orang lain – Ingatlah bahwa tidak ada seorang insan  pun yang sempurna dan tidak berdosa dan kita  semua harus menghadapi pengadilan serta penghisaban di mahkamah Robbuljalil di hari qiamat nanti.

Hari ini ketika bebanan kehidupan  tampaknya akan merenggangkan  sahabat2 sekelian – Ukirlah senyuman di wajah sahabat2 masing2 dan berterima kasihlah pada Allah s.w.t  karena kita semua masih diberi kesempatan menarik nafas dan masih ada di dunia yang fana ini.

Kehidupan adalah anugerah Illahi yang hebat maka jalanilah,terokailah dan nikmatilah dengan penuh rasa syukur yang mendalam pada Illahi.

Semuga dengan warkah pelangi zikrullah yang singkat bersama alqaswa ini menjdikan diri sahabat2 lebih bermakna dan tabah dalam pengembaraan di alam fana ini.

Salam takzim penuh erti dari alqaswa yang fakir ini..

Hadiahkan sebuah senyuman sebagai sedekah di petang yang damai ini…

Wassallam jumpa lagi…

Comments
1,026 Comments »
Categories
Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Sayangi Rasulullah s.a.w

mnasiralqaswa | March 5, 2010

Segala puji bagi Allah s.w.t, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad s.a.w ,nabi akhir zaman, kepada keluarga, para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Bersempena dengan bulan maulud baginda Nabi Muhammad s.a.w ini ,setiap hari kedengaran laungan selawat berkumandang di Masjid-masjid,surau-surau serta rumah-rumah persendirian,malah di jalanan-jalanan turut tidak terkecuali umat ini meluahkan laungan kecintaan kepada baginda Rasulullah s.a.w.

Alqaswa merasa terpanggil untuk membicarakan tentang kecintaan serta kesayangan umat ini khususnya kepada baginda rasulullah s.a.w. Pelbagai macam dan cara seseorang hamba itu akan mencurahkan bentuk  usaha untuk membuktikan cintanya pada kekasihnya. Begitu pula kecintaan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setiap umat punya dimensi yang berbeza untuk membuktikan cintanya pada baginda s.a.w. Namun tidak semua cara tersebut benar mengikut syariat, ada diantaranya yang menyalahi syariat. Itulah yang nanti yang akan diutarakan pada paparan kali ini. Semuga Allah s.w.t menjernihkan minda kita semua serta memberi kefahaman yang sebenar tentang bab ini.

Begitu perlunya kita sebagai seorang umat yang begitu prihatin tentang kewajiban mencintai Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi memperolehi keberkatan hidup didunia yang fana ini serta memperolehi anugerah syafaat Baginda Rasulullah s.a.w di negeri akhirat yang kekal nanti,sehingga termaktub dalam alquran tentang perkara ini.Dalam satu firmannya.

Allah s.w.t  berfirman,

قُلْ إِنْ كَانَ آَبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
“Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khuwatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. At Taubah: 24). Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Jika semua hal-hal tadi lebih dicintai daripada Allah dan Rasul-Nya s.a.w, serta berjihad di jalan Allah, maka tunggulah musibah dan malapetaka yang akan menimpa umat.” Ancaman keras inilah yang menunjukkan bahwa mencintai Rasulullah  s.a.w daripada segala makhluk yang  lainnya adalah wajib.
Bahkan tidak boleh seseorang itu mencintai dirinya sendiri hingga melebihi kecintaan pada nabinya. Allah Ta’ala berfirman,

النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ وَأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ
“Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri.” (QS. Al Ahzab: 6). Syihabuddin Al Alusi rahimahullah mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah memerintahkan sesuatu dan tidak ridho pada umatnya kecuali jika ada maslahat dan mendatangkan keselamatan bagi mereka. Berbeda dengan jiwa mereka sendiri. Jiwa tersebut selalu mengajak pada keburukan.” Oleh karena itu, kecintaan pada beliau mesti didahulukan daripada kecintaan pada diri sendiri.

‘Abdullah bin Hisyam berkata, “Kami pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau memegang tangan Umar bin Khathab radhiyallahu ’anhu. Lalu Umar berkata, ”Wahai Rasulullah s.a.w, sungguh engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali terhadap diriku sendiri.” Kemudian Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

لاَ وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْكَ مِنْ نَفْسِكَ
”Tidak, demi yang jiwaku berada di tangan-Nya (imanmu belum sempurna). Tetapi aku harus lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” Kemudian ’Umar berkata, ”Sekarang, demi Allah. Engkau (Rasulullah) lebih aku cintai daripada diriku sendiri.” Kemudian Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Saat ini pula wahai Umar, (imanmu telah sempurna).”
Mengapa umat ini harus Mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?

Semakin sempurna orang yang dicintai, maka di situlah tempat tumbuhnya kecintaan. Sedangkan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam adalah manusia yang paling luar biasa dan sempurna dalam akhlaqnya, kepribadiannya, sifat dan dzatnya. Di antara sifat beliau adalah begitu sayang dan cinta  pada umatnya, begitu lembut dan kasih  pada umatnya. Sebagaimana Allah Ta’ala mengambarkan sifat beliau dalam firman-Nya,

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
”Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (QS. At Taubah: 128)

Ganjaran dan natijah dari kecintaan umat ini kepada Baginda s.a.w.

1) Mendapat anugerah kemanisan iman.
Dari Anas radhiyallahu ’anhu , Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ
“Tiga perkara yang membuat seseorang akan mendapatkan manisnya iman yaitu: Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya; mencintai saudaranya hanya karena Allah; dan benci kembali pada kekufuran sebagaimana benci dilemparkan dalam api neraka.”

2).Akan menjadikan seseorang bersama beliau di akhirat.
Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Bila akan  terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?” Orang tersebut menjawab, “Aku tidaklah mempersiapkan untuk menghadapi hari tersebut dengan banyak shalat, banyak puasa dan banyak sedekah. Tetapi yang aku persiapkan adalah cinta pada Allah s.w.t  dan Rasul-Nya s.a.w.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
“(Kalau begitu) engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.”
Dalam riwayat lain, Anas mengatakan, “Kami tidaklah pernah merasa gembira sebagaimana rasa gembira kami ketika mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Anta ma’a man ahbabta (Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai).” Anas pun mengatakan, “Kalau begitu aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan ‘Umar. Aku berharap bisa bersama dengan mereka karena kecintaanku pada mereka, walaupun aku tidak bisa beramal seperti amalan mereka.”

3) Akan memperoleh kesempurnaan iman
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
“Seseorang tidaklah beriman (dengan sempurna) hingga aku lebih dicintainya dari anak dan orang tuanya serta manusia seluruhnya.”

Dengan sandaran inilah tidak ada alasan bagi siapa pun untuk tidak mencintai baginda Nabi s.a.w.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam Asy Syafi’i rahimahullah,
“Kaum muslimin telah sepakat bahwa siapa saja yang telah jelas baginya ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka tidak halal baginya untuk meninggalkannya karena perkataan yang lainnya.”

Membenarkan segala yang disampaikan oleh Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam

Termasuk prinsip keimanan dan pilarnya yang utama ialah mengimani kemaksuman Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dari dusta atau buhtan (fitnah) dan membenarkan segala yang dikabarkan beliau tentang perkara yang telah berlalu, sekarang, dan akan datang. Karena Allah Ta’ala berfirman,

وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى (1) مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى (2) وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (3) إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى
”Demi bintang ketika terbenam. Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (QS. An Najm: 1-4)

3): Beradab di sisi Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam
Di antara bentuk adab kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah memuji beliau dengan pujian yang layak baginya. Pujian yang paling mendalam ialah pujian yang diberikan oleh Rabb-nya dan pujian beliau terhadap dirinya sendiri, dan yang paling utama adalah shalawat dan salam kepada beliau. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْبَخِيلُ الَّذِي مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ
“Orang yang bakhil (kedekut) adalah orang yang apabila namaku disebut di sisinya, dia tidak bershalawat kepadaku.”

4): Ittiba’ (mencontoh) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam serta berpegang pada petunjuknya.
Allah Ta’ala berfirman,
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”.” (QS. Ali Imron: 31)

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,

اتَّبِعُوا، وَلا تَبْتَدِعُوا فَقَدْ كُفِيتُمْ، كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ
“Ikutilah (petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), janganlah membuat bid’ah. Karena (ajaran Nabi) itu sudah cukup bagi kalian. Semua amalan yang tanpa tuntunan Nabi (baca: bid’ah) adalah sesat .”

5): Berhukum kepada ajaran Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam
Sesungguhnya berhukum dengan ajaran Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah salah satu prinsip mahabbah (cinta) dan ittiba’ (mengikuti Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam). Tidak ada iman bagi orang yang tidak berhukum dan menerima dengan sepenuhnya syari’atnya. Allah Ta’ala berfirman,

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisa’: 65)
Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Setiap orang yang keluar dari ajaran dan syariat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maka Allah telah bersumpah dengan diri-Nya yang disucikan, bahwa dia tidak beriman sehingga ridha dengan hukum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam segala yang diperselisihkan di antara mereka dari perkara-perkara agama dan dunia serta tidak ada dalam hati mereka rasa keberatan terhadap hukumnya.”

6) Membela Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Membela dan menolong Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah salah satu tanda kecintaan dan kesayangan pada baginda. Allah Ta’ala berfirman,

لِلْفُقَرَاءِ الْمُهَاجِرِينَ الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَأَمْوَالِهِمْ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا وَيَنْصُرُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ
“(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan RasulNya. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS. Al Hasyr: 8)
Bentuk membela Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam merangkumi beberapa hal, di antaranya:
Membela para sahabat Nabi –radhiyallahu ’anhum-
Rasulullah shallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

لَا تَسُبُّوا أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِي فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَوْ أَنْفَقَ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا أَدْرَكَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلَا نَصِيفَهُ
”Janganlah mencaci maki salah seorang sahabatku. Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, maka itu tidak menyamai satu mud (yang diinfakkan) salah seorang mereka dan tidak pula separuhnya.”
Di antara hak-hak para sahabat adalah mencintai dan meridhoi mereka. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hasyr: 10)

Sungguh malang sekali jika ada umat ini yang sanggup mencela para sahabat nabi s.a.w sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Syi’ah.

7): Membela ajaran (sunnah) Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam
Termasuk membela ajaran beliau shallallahu ’alaihi wa sallam ialah memelihara dan menyebarkannya, menjaganya dari ulah kaum batil, penyimpangan kaum yang berlebih-lebihan dan ta’wil (penyimpangan) kaum yang bodoh, begitu pula dengan membantah syubhat kaum zindiq dan pengecam sunnahnya, serta menjelaskan kedustaan-kedustaan mereka. Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam telah mendo’akan keceriaan wajah bagi siapa yang membela sunnah- sunnah ini dengan sabdanya,

نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا شَيْئًا فَبَلَّغَهُ كَمَا سَمِعَهُ فَرُبَّ مُبَلِّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ
“Semoga Allah memberikan kenikmatan pada seseorang yang mendengar sabda kami lalu ia menyampaikannya sebagaimana ia mendengarnya. Betapa banyak orang yang diberi berita lebih paham daripada orang yang mendengar.”[19]

8): Menyebarkan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Di antara kesempurnaan cinta dan pengagungan kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ialah berkeinginan kuat untuk menyebarkan ajaran (sunnah)nya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam perhimpunan di padang arafat (di haji Widak),

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً
“Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat.” Yang disampaikan pada umat adalah yang berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan sesuatu yang tidak ada tuntunannya.
Bukti Cinta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Bukanlah dengan Berbuat Bid’ah
Sebagaimana telah kami sebutkan di atas bahwa di antara bukti cinta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah dengan menyebarkan sunnah (ajaran) beliau. Oleh karenanya, konsekuensi dari hal ini adalah dengan mematikan bid’ah, kesesatan dan berbagai ajaran menyimpang lainnya. Karena sesungguhnya melakukan bid’ah (ajaran yang tanpa tuntunan) dalam agama berarti bukan melakukan kecintaan yang sebenarnya, walaupun mereka menyebutnya cinta. Oleh karenanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.”
Kecintaan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sebenarnya adalah dengan tunduk pada ajaran beliau, mengikuti jejak beliau, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan serta bersemangat tidak melakukan penambahan dan pengurangan dalam ajarannya.

Penutup

Cinta pada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bukanlah hanya dengan merayakan Maulid. Hakikat cinta  yang sebenar pada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah dengan mengikuti (ittiba’) setiap ajarannya dan mentaatinya sunnah-sunnahnya. Semakin seseorang mencintai Nabinya maka dia juga akan semakin mentaatinya. Dari sinilah sebagian salaf mengatakan:

لهذا لما كَثُرَ الأدعياء طُولبوا بالبرهان ,قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمْ اللَّهُ
Tatkala banyak orang yang mengaku mencintai Allah, mereka dituntut untuk mendatangkan bukti. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): ”Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran: 31).
Orang yang mencintai baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah tentu hanya mau mengikuti ajaran yang beliau syariatkan dan bukan mengada-ada dengan melakukan amalan yang bertentangan dengan sunnahnya.

Semuga dengan paparan tentang kecintaan pada Baginda Rasulullah s.a.w di atas dapat membuka minda dan fikiran sahabat2 sekelian untuk membuat satu perubahan paradigma

kearah yang lebih positif untuk mengamalkan segala bentuk perintah-perintah dalam peribadatan khusus serta perlakuan-perlakuan sunnahnya yang merangkumi semua aspek kehidupan harian yang sahabat2 jalani selama ini.Kesabaran sahabat2 sekelian dalam mengamalkan sunnah Baginda s.a.w secara istiqomah sepanjang hayat akan memberi impak yang besar dalam kehidupan pribadi setiap muslim yang mana khusus di kurnia buat umat akhir zaman yang mengamal  satu sunnah secara istiqomah akan di ganjari pahala seumpama 70 syahid,yang mana satu syahid sahaja di jalan Allah s.w.t akan di ampuni dosa sebelum darah yang mengalir jatuh kebumi.Subhanallah..begitu besar kurniaan Allah s.w.t bagi umat yang menumpahkan kecintaan dan kesayangan yang tak berbelah bagi pada Baginda Rasulullah s.a.w.

Setakat ini dulu yang alqaswa yang fakir ini mampu melabuhkan bicara,sebelum mengundur diri ku pohon keampunan dari Illahi dan kemaafan dari sahabat2 semua sekiranya ada sebarang kekhilafan dan kekurangan dimana-mana dan alqaswa sangat mengalu-alukan sebarang komentar positif dari sahabat alam maya sekelian dalam mencerahkan minda serta penjernihan jiwa umat.

Wassallam.

Comments
565 Comments »
Categories
Agama, Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

10 pribadi lelaki beriman

mnasiralqaswa | February 10, 2010

PERLAKUAN ATAU KARAKTER PERIBADI MUSLIM BERIMAN.

Al-Qur’an dan Hadits adalah dua pusaka Rasulullah SAW yang harus selalu dirujuk setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang sangat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim.

Pribadi muslim yang dikehendaki Al-Qur’an dan sunnah adalah pribadi yang solleh. Pribadi yang merangkumi sikap, ucapan dan tindakannya terbentuk dari  nilai-nilai yang datang dari ALLAH SWT.

Persepsi atau gambaran masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeza-beza.Bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyah-nya saja.

Padahal, itu hanyalah salah satu aspek saja dan masih banyak aspek lain yang harus melekat pada pribadi seorang muslim. Bila disederhanakan, setidaknya ada sepuluh karakter atau ciri khas yang mesti ada pada setiap pribadi muslim.

1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)
Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada ALLAH SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuanNya.

Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada ALLAH.

“Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi ALLAH tuhan semesta alam” (QS. Al-An’aam [6]:162).

Karena aqidah yang bersih merupakan sesuatu yang amat penting, maka pada masa awal da’wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid merangkumi masa selama 13 tahun lamanya.

2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar)
Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda:

“Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”.(dalam pengertian konsep IHSAN).

Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

3. Matinul Khuluq (akhlak yang sempurna)
Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada ALLAH SWT maupun dengan makhluk-makhlukNya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat.

Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh ALLAH SWT di dalam Al Qur’an. ALLAH berfirman yang artinya:

“Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung” (QS. Al-Qalam [68]:4).

4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani)
Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan ALLAH dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.

Karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk hal yang penting, maka Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah. (HR. Muslim)

5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir)
Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas). Al Qur’an juga banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang artinya:

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkah. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah ALLAH menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir” (QS. Al-Baqarah [2]: 219)

Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan daya minda berfikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas.

ALLAH SWT berfirman yang artinya:

Katakanlah: “samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?”‘, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”. (QS. Az-Zumar [39]: 9)

6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu)
Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan.

Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)” (HR. Hakim)

7. Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu)
Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari ALLAH dan Rasul-Nya. ALLAH SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur’an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya.

ALLAH SWT memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi.

Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk pandai mengelola waktunya dengan baik sehingga waktu berlalu dengan penggunaan yang efektif, tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi SAW adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara, yakni waktu hidup sebelum mati, sehat sebelum datang sakit, muda sebelum tua, waktu lapang sebelum sibuk dan waktu kaya sebelum miskin.

8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan)
Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al Qur’an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga ALLAH menjadi cinta kepadanya.

Dengan kata lain, suatu urusan mesti dikerjakan secara profesional. Apapun yang dikerjakan, profesionalisme selalu diperhatikan. Bersungguh-sungguh, bersemangat, berkorban, berkelanjutan dan berasaskan ilmu pengetahuan merupakan hal-hal yang mesti mendapat perhatian serius dalam penunaian tugas-tugas yang di amanahkan pada setiap insan.

9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/berdikari)
Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki keupayaandiri dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki keupayaan dari segi ekonomi.

Karena, pribadi muslim tidaklah mesti miskin, seorang muslim boleh saja kaya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan ibadah haji dan umrah, zakat, infaq, shadaqah dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al Qur’an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi.

Dalam kaitan menciptakan keupayaandiri inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik. Keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari ALLAH SWT. Rezeki yang telah ALLAH sediakan harus diambil dan untuk mengambilnya diperlukan skill atau keterampilan.

10. Nafi’un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain)
Nafi’un lighoirihi merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan kehadirannya. Jangan sampai keberadaan seorang muslim tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan.

Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berfikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksima mungkin  untuk bisa memberi menafaat dan mengambil peranan yang baik dalam masyarakatnya. Dalam kaitan ini, Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Qudhy dari Jabir)

Demikian secara umum profil seorang muslim yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits. Sesuatu yang perlu kita hadirkan dalam setiap diri kita masing-masing. Wallahu’alam.

Alqaswa merasakan tip-tip yang tertera di atas boleh memberi garis panduan berguna amnya

pada setiap sahabat2 muslim sekelian dan khususnya pada diri alqaswa sendiri dalam pengembaraan menuju matlamat keridhoaan Illahi,dan jangan pula lupa berdoa dalam setiap

aktiviti kehidupan seharian semuga mendapat hidayat dan inayat dari Allah s.w.t dalam proses melayari bahtera kehidupan yang penuh dengan ranjau serta rintangan2 yang menghalang.

“Hidup untuk memberi,menerima seadanya…Rezeki yang sedikit mencukupi, yang banyak di Syukuri…Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah…”

Wassallam.salam paling manis dari Alqaswa…

Comments
918 Comments »
Categories
Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

permata hati rasulullah s.a.w

mnasiralqaswa | January 30, 2010

Read the rest of this entry »

Comments
5,231 Comments »
Categories
Agama, Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Alqaswa dan Kesihatan -stroke

mnasiralqaswa | January 14, 2010

STROKE (angin ahmar)...suatu istilah yang sangat-sangat di geruni akhir2 ini oleh insan-insan yang meningkat umur dewasa menuju phasa kematangan (40an) ,lebih-lebih lagi bagi mereka yang sudah berada dialam fana ini sudah separuh abad (50an)….

Walau istilah “stroke” ini lumrah di dengari saban waktu,namun natijahnya amat dasyat kesan kunjungan penyakit ini walaupun tanpa diundang..

Alqaswa merasa sangat perlu berkongsi pengalaman dan pengetahuan dengan sahabat2 sekelian yang mana dengannya kita semua berpeluang untuk mengetahui simpton2nya,cara pemakanan  sihat yang boleh menghindari kunjungan penyakit “stroke” ini ,pengawasan2 yang perlu serta bimbingan,kaunseling dan semangat yang perlu di bina untuk mereka2 yang telah “dikunjungi “penyakit ini..

Tanda2 yang boleh di kesan dan dirasai oleh sahabat-sahabat menandakan akan dikunjungi penyakit ini ialah ,

1-Secara tiba2 terasa kelemahan pada deria muka,tangan,betis serta kaki terutamanya padasebelah badan samaada kiri atau kanan.

2- Secara tiba2 ada masaalah untuk bercakap dan menuturkan perkataan serta kedudukan rahang mulut akan terkeluar dari kedudukan asalnya.

3-Secara tiba2 tahap penglihatan sebelah atau kedua-dua mata akan menurun serta menjadi kabur.

4-Secara tiba2 susah untuk melangkah sebelah kaki untuk berjalan serta badan akan menjadi tidak seimbang.

5-Secara tiba2 kepala akan menjadi sakit di sebelah kanan atau kiri tanpa bersebab.

Secara amnya bila “Stroke” berkunjung maka segala aktiviti2 harian sahabat2 semua akan terhenti secara tiba2 juga…dalam ertikata yang lain kelumpuhan jasad akan berlaku,maka lumpuhlah segala jadual harian,jadual mingguan,jadual bulanan dan jadual tahunan yang baru saja di semai benih keazaman, tahun baru 2010…serta yang lebih dasyat lagi keazaman dan cita2 untuk bertaubat serta beramal soleh di penghujung usia akan terbantut,maka kontingensi plan perlu di gunapakai…iaitu Plan D(beramal soleh secara darurat)- iaitu beramal sekadar yang termampu oleh anggota2 badan yang masih berupaya,

Contohnya,solat secara duduk,secara di tempat pembaringan atau sekadar kelipan mata

serta isyarat2 anggota yang termampu….sangat sayu hatinya bagi sahabat2 yang sudah

istiqomah mengerjakan solat berjemaah di masjid2 yang sudah bertahun-tahun lamanya,

namun dikala mendengar laungan azan mendayu-dayu memuji kebesaran RABB yang maha

agung, yang maha sempurna sifat2Nya, yang maha kuddus, yang maha suci,yang mengatasi segala kesempurnaan makhluk2 ciptaanNya..Takbir diucapkan dengan kesyahduan hati..Tahmid diucapkan selari dengan kesyukuran kalbu,Tasbih jiwa menuju

ketenangan…namun air mata jernih membasahi kelopak mata dengan penuh pengharapan serta segementar ketakutan khauf akan sekelumit dosa2 lampau yang memerlukan pengampunan Illahi…Ya Allah..Ya Allah.. Ya Allah…kasihani hamba yang daif ini ,berilah

pengampunanMu Ya Allah,Ya Rabbi…berilah kesempatan buat hambaMu Taubat Nasuha

dari sakibaki dosa2 pada Mu,kelalaian hambaMu ini..Ya Allah..Yang Maha Pengampun.

Inilah gambaran rintihan yang menyayat hati, munajat sahabat2 yang di kunjungi tetamu

yang bernama Ar-Raihul Ahmar(stroke).


Penyakit “stroke” juga di panggil Angin Ahmar yang mempunyai nostalgia yang begitu ‘historic’ dengan kisah nabi Sulaiman A.S…

Al-kisahnya yang masyur tentang kehebatan pentadbiran nabi Sulaiman A.S yang memerintah seluruh alam semesta,segala jenis makhluk yang melata dan makhluk yang berada di angkasaraya..Semasa menerima kunjungan hormat dari seluruh makhluk dibawah tadbirannya maka terdetik dalam hatinya adakah lagi sakibaki makhluk yang tidak mahu tunduk di bawah kerajaan Sulaiman bin Daud?secara tiba2 menjelmalah dengan keizinan dari Allah S.W.T suatu lembaga yang sangat besar,gagah,hebat dan garang sekali rupanya..Nabi Sulaiman A.S terkejut mengeletar lalu bertanya kepada lembaga itu siapakah dia?dan apa tujuan ia datang? Lembaga itu menjawab dia adalah yang bernama Ar-Raihul-Ahmar(Angin Ahmar) iaitu suatu penyakit yang sangat bahaya berbanding penyakit2 yang lain…dia boleh meresap masuk kedalam urat saraf,darah dan otak anak cucu  adam memberi impak kesakitan yang dashyat,membawa kepada kehilangan akal fikiran,ketawa dan menangis sendirian seperti dalam alam yang berlainan sifatnya.Nabi Sulaiman terus mengarahkan panglima perangnya membunuh makhluk tersebut,lalu makhluk itu berkata tiada siapa yang boleh membunuhnya kecuali Allah S.W.T lalu terus menghilangkan dirinya..

Ar-Raihul Ahmar masih hidup sampai saat ini dan di zaman Nabi Muhammad S.A.W ,beliau menyarankan umatnya sentiasa berdoa selepas solat untuk menjauhkan diri dari penyakit ini….Semuga Allah S.W.T memberi alqaswa dan sahabat2 sekelian perlindungan dari kunjungan kehormat tamu yang tak diundang ini…amiin.Sentiasalah bermunajat pada Illahi setiap saat selesai solat, samaada yang fardhu atau yang sunat untuk dihindari penyakit yang sangat merbahaya ini………(b’smbg)

Comments
378 Comments »
Categories
Pengalaman
Tags
Isu Semasa, Nikmat Kesihatan(stroke)
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

isu semasa

mnasiralqaswa | January 5, 2010

salam kepada semua sahabat2 sekelian,
Alqaswa terasa terpanggil tentang isu kenaikan insuran kenderaan yang melepasi jangkahayat melepasi 10 tahun ke atas, yang mana setengah
kes melibatkan mereka yang berpendapatan kecil yang mana tidak mampu untuk membayar kadar insuran yang agak tinggi,yang sememangnya tidak ada masaalah bagi mereka sebelum ini kerana mereka diberi pilihan samaada untuk mengambil insuran komprehensif(1st party) atau insuran pihak Ketiga(3rd party),sejak akhir2 ini syarikat insuran hanya mengeluarkan hanya insuran komprehensif sahaja yang melibatkan kos yang agak tinggi bagi setengah kereta yang agak lama yang masih berupaya bergerak dengan baik dan telah membuat jasa yang cukup banyak kepada
tuanpunya kenderaan tersebut.
Alqaswa berpendapat alangkah baiknya
jika pihak yang berkenaan,khususnya pihak Bank Negara mengeluarkan
garis panduan yang tepat dan jelas kepada seluruh intitusi insuran di negara ini dan kepada semua pemilik kenderaan di pilihan alternatif samaada ingin membeli insuran komprehensif atau ingin membeli insuran “3rd party” sahaja mengikut kesesuaian kenderaan serta penggunaan kenderaan yang di miliki.
Kebanyakan kenderaan yang dimiliki sekarang ini walaupun umurnya sudah agak dewasa,tetapi masih berfungsi dengan baik secara keseluruhannya,mungkin faktor jalanraya yang semakin baik serta penyelenggaraan berkala yang telah dibuat keatas kenderaan masing2,terutamanya yang melibatkan injin dan prestasi seluruh badan kenderaan.
Alqaswa berpandangan pihak berkuasa tidak seharusnya menerima pandangan sebelah pihak sahaja iaitu dari syarikat insuran yang cuba memonopoli keuntungan berganda juga pihak syarikat pembuat kenderaan yang sememangnya sentiasa “terliur” dengan kemunculan pembeli2 baru hasil dari pelupusan kenderaan2 yang sudah “dewasa”,kenapa alqaswa menilai kenderaan tersebut sebagai dewasa bukannya “lanjut usia”..cuba sahabatku bayangkan,kenderaan tersebut baru berumur 15 tahun-25 tahun sahaja,boleh di kategorikan masih “remaja” kalau istilah ini digunapakai pada manusia..Seandainya
melebihi umur 50 tahun,sememangnya sudah usia lanjut.
Rata2 sahabat pengguna sekelian mungkin sependapat dengan pandangan di atas ,sekiranya sahabat2 semua ada pandangan yang berbeza dan mempunyai kritikan2 bernas boleh diutarakan untuk menafaat semua.
Sekian dulu buat kali ini dan kalau ada timbal-balas yang membina dari sahabat2 alqaswa sekelian,sangat2 dialu2kan..terima kasih kerana sahabat sudi berkongsi pendapat.Wassallam.

Comments
152 Comments »
Categories
Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Penghijrahan alqaswa diambang tahun baru 1431H (2010M)

mnasiralqaswa | January 3, 2010

Salam sejahtera kepada semua sahabat alam maya sempena tahun baru yang baru menjengok umat ini beberapa hari yang lepas,masih belum terlambat bagi sahabatku yang sedang membina suatu keazaman yang jitu dalam minda setiap diri untuk berubah atau dalam ertikata yang lain berhijrah dari keadaan sekarang kepada suasana yang lebih baik,untuk lebih memahami tingkat-tingkat perubahan dalam setiap insan itu ia bersifat sangat relatif dari pemahaman pemikiran setiap individu…Seseorang individu sedang merenung dirinya masa setahun yang lampau…

“oooh alangkah aku seorang yang sangat tidak bernasib baik..”

Seorang individu lagi sedang merenung setahun yang lampau….
dia berkata dalam hatinya..
“oooh aku sudah menjadi seorang yang bernasib baik…”

Sempena ambang tahun baru ini setiap individu akan berazam dalam bentuk dan sifat-sifat yang berbeza sekali antara satu sama lain…seseorang yang merasa dirinya sangat tidak bernasib baik akan berazam untuk menjadi seorang yang bernasib baik untuk tahun mendatang…

Bagi mereka yang merasa menjadi seorang yang bernasib baik di tahun yang lampau sememangnya ingin berhijrah ketahap yang lebih baik buat tahun 2010 yang baru mendatang ini,akhir sekali bagi mereka yang merasa telah mencapai keadaan lebih baik maka mereka seharusnya menanam keazaman ,semangat yang kental dalam jiwa untuk memburu impian kepada yang TERBAIK sempena tahun baru ini.

Penghijrahan terbaik yang perlu di lakukan dalam segala aspek kehidupan..baik dalam aspek jasmani, sahabat perlu merenung kebelakang adakah tahun2 yang lampau kesihatan diri sering terganggu
maka penghijrahan minda terlebih dahulu perlu dikemaskini,kerana alqaswa tersentuh suatu kenyataan yang di buat oleh seorang pengamal perubatan, Dr.W.S Friz berkata” 4 orang dari 5 orang pesakit
yang dirawatnya bukan mengalami kerusakan fizikal,tetapi akibat dari sering mengalami kecemasan,kegelisahan,kebencian serta ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan kehidupan yang sedia ada”.

Oleh yang demikian sahabat2 ku sekalian, untuk mendapat situasi kesihatan yang optimum dan terbaik semestinya pengurusan minda supaya sentiasa tenang dan tanpa sebarang tekanan dalam setiap keadaan serta suasana kehidupan yang kita semua jalani seharian.

Peralihan ketahun baru ini menandakan pertambahan usia kita setahun lagi, bagi ahli bijak pandai beranggapan”Usia adalah angka yang mendekatkan diri dengan kematian” dan perubahan bulan ,bintang akan menambah hampirkan kita kepada sang Pencipta Yang Maha Agung iaitu Allah S.W.T melalui suatu firmannya(Al-fussilat ayat 37)

“Di antara tanda-tanda kekuasaanNYA ialah kejadian malam dan siang serta matahari dan bulan.Janganlah kamu sujud kepada matahari,jangan pula sujud pada bulan sebaliknya hendaklah kamu sujud pada Allah yang menciptakan sekiranya benar kamu hanya beribadat pada Allah S.W.T”

Sama2 lah kita merenung,kita berfikir ,kita berhitung,kita beringat,kita bersyukur dan buat menyambut tahun baru ini tanam suatu semangat penghijrahan yang pasti dalam diri sahabat…

“Saya akan lebih banyak berfikir,
Saya akan lebih banyak berhitung,
Saya akan lebih banyak beringat,
Saya akan lebih banyak bersyukur.”

“Saatnya aku menulis,
KRITIS,
lalu aku tersenyum,
dan terus BERFIKIR.”

Alqaswa…jumpa lagi..wassallam.

Comments
160 Comments »
Categories
Pengalaman
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Categories

  • Agama
  • Isu Semasa
  • motivasi
  • Pengalaman

Blogroll

  • Blog Fahdi
  • Blog Fathuri
  • harisghazali.com

Archives

  • August 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010

Recent Comments

  • affordable health insurance on tangisan seorang insan bernama wanita
  • Porn on tangisan seorang insan bernama wanita
  • affordable health insurance on tangisan seorang insan bernama wanita
  • extenze on tangisan seorang insan bernama wanita
  • Los Angeles Car Rental on tangisan seorang insan bernama wanita

Meta

  • Log in
  • Entries RSS
  • Comments RSS
  • WordPress.org
rss Comments rss valid xhtml 1.1 design by jide powered by Wordpress get firefox